Pr
Praseodymium memberikan kaca dan enamel warna kuning-hijau yang khas.
Properti Fisik
| Massa Atom | 140.91 u |
| Kepadatan | 6.773 g/cm³ |
| Titik Pencairan | 1208.0 K |
| Titik Kerebusan | 3793.0 K |
| Penampilan | Abu-putih logam |
| Negara bagian di Room Temp | Solid |
Properti Kimia
| Elektronegativitas | 1.13 (Pauling) |
| Energi Ionisasi Pertama | 527.0 kJ/mol |
| Affinitas Elektron | 93.0 kJ/mol |
| Negara Oksidasi | +2, +3, +4 |
Properti Atom
| Konfigurasi Elektron | [Xe] 4f3 6s2 |
| Radius Atom | 182.0 pm |
| Radius Kovalen | 203.0 pm |
| Radius Van der Waals | 239.0 pm |
Penemuan
| Ditemukan Oleh | Carl Auer von Welsbach |
| Tahun Penemuan | 1885 |
| Lokasi | Wina, Austria |
| Dinamakan Setelah | Yunani 'prasios didimos' berarti kembar hijau |
Tentang Praseodymium
Praseodymium adalah logam lunak, berwarna perak, mudah dibentuk yang dipisahkan dari neodymium pada tahun 1885 oleh Welsbach dari apa yang dianggap sebagai 'dididiymium'.
Gunakan & Aplikasi
Magnet (dengan neodymium), mesin pesawat, kacamata tukang las, dan pewarna keramik.
Fakta yang Menyenangkan
Praseodymium disembunyikan selama puluhan tahun di dalam 'dididimium' sampai akhirnya dipisahkan dari neodymium pada tahun 1885.
Isotop
| Nomor Mass | Bermegah-megahan | Setengah-Kehidupan | Stabil |
| 141 | 1.0% | - | Ya |
Konfigurasi Elektron
[Xe] 4f3 6s2